KONTEN MENARIK VERSI A.B.T.C
13 01 2009
Selain karena faktor keperluan, saya rutin mengunjungi sebuah situs atau portal adalah karena faktor kemenarikannya. Makin menarik sebuah situs, makin sering saya mengunjunginya. Entah untuk sekadar mengunduh file tertentu, membaca informasi terbaru, atau menikmati hasil jepretan fotografer amatir/non-amatir. Adakalanya juga saya tergerak untuk mengumumkan hasil ketak-ketik naskah, hasil utak-atik foto, atau hasil editing video lewat portal-portal yang rutin saya kunjungi itu. Nikmat melihat karya sendiri terunggah dihalaman portal, lebih nikmat lagi ketika ada satu-dua comment dari pemirsa portal, yang kebetulan singgah mengintip karya tersebut. Ya, namanya juga manusia. Selalu membutuhkan feedback. Dan, feedback yang tulus terhadap file karya yang saya unggah tersebut, selalu saya doakan, selalu saya balas dengan feedback ke situs pribadi sang komentator, jika kebetulan ia meninggalkan link alamat situsnya.
…kembali pada unsur kemenarikan konten dalam sebuah portal.
Setelah intro singkat saya dalam paragraf sebelumnya, portal yang menarik itu saya artikan sebagai portal yang membuat pemirsa ingin mengetahui seperti apa tampilan dan fasilitas portal, ingin menyimak konten-konten yang terunggah didalam portal, atau bila mungkin berpartisipasi langsung dalam pengelolaan atau sekadar mengunggah konten-konten hasil garapan sendiri, ke laman portal atau website tersebut. Oh ya, yang menarik lagi, bila selain bisa meng-upload, ada konten legal yang bisa diunduh- baik secara gratis maupun dengan harga murah. Jika secara teknis kemenarikan itu sebagaimana saya artikan dan paparkan, maka sifat-sifat konten yang menarik itu meliputi 4 aspek. Pertama, aspek hiburan. Kedua, aspek keanehan atau kekhasan. Ketiga, aspek kedekatan secara emosional maupun geografis. Keempat, aspek kemanusiaan. Kelima, aspek pendidikan seks.
Konten yang Menghibur
Konten yang menghibur, bagi saya bukan saja konten-konten yang membuat saya tergelak-gelak saat membaca, mendengar atau menontonnya. Disamping konten yang menggugah selera humor, konten yang menghibur bagi saya juga termasuk diantaranya : konten-konten pelipur lara semacam artikel MQ-nya Aa Gym dan Main Bersama Amri (MBA) di CyberMQ, artikel e-psikologi untuk keluarga dan profesional di e-psikologi.com, video-video tutorial motivasi dan pengobatan holistik di Youtube dan Metacafe, atau mp3 gratis yang disediakan secara legal oleh espew.com dan beberapa situs publisher musik seperti : roadrunners.com, noise.com dan guitar-forum.com. artikel-artikel di CyberMQ, e-psikologi, video di Youtube dan Metacafe, menjadi menarik bagi saya, karena dengan menyimak konten-konten tersebut saya mendapatkan pencerahan sekaligus pemecahan masalah sehari-hari. Dengan menyimak konten-konten tersebut, sudut pandang saya semakin kaya, dalam hal meninjau suatu permasalahan hidup/keluarga, membangkitkan potensi emosional-spiritual-intelektual, dan memelihara kesehatan fisik serta mental. Usai menyimak konten-konten dari portal atau situs-situs tersebut, saya jadi lebih segar secara jasmani maupun rohani. Nah, konten-konten yang menghibur selain konten-konten semi-serius yang saya paparkan itu, adalah konten yang mendukung hobi saya semenjak kecil : mendengar musik rock dan nonton aksi rockstar dalam video. Untuk pemenuhan kebutuhan akan sajian musik itu, saya biasa singgah ke roadrunners.com dan noise.com- tempat dimana kelompok-kelompok musik keras yang idealis dan up-to-date bergabung. Disitu, saya bisa donlot sampel lengkap file ogg, mp3 atau bahkan avi, dari lagu atau video klip terbaru supergroup rock dan metal dunia. Konten-konten legal, gratis dan baru itu, memberi kepuasan tersendiri ketika saya bisa mengunggahnya kedalam videoblog, mengunggahnya kedalam media box di laman profil friendster saya, bisa digunakan sebagai ringtone ponsel kesayangan, dan bisa ’dibakar’ ke CD untuk diarsipkan kedalam perpustakaan musik pribadi di rumah.
Konten yang mengandung keanehan dan kekhasan
Konten yang aneh atau khas, adalah konten teks, audio atau video yang membahas, memperdengarkan atau mempertontonkan hal-hal yang tidak lazim dan melenceng dari mainstream pendengaran dan penglihatan umum sehari-hari. Konten-konten aneh yang paling berkesan bagi saya, setidaknya ada tiga buah konten. Konten pertama, konten video di Youtube yang menampilkan seorang wanita durhaka- yang konon dikutuk sehingga punya kepala selayaknya manusia tapi bertubuh biawak. Konten kedua, konten audio dari swaramuslim.com, yang memperdengarkan suara siksaan di alam kubur, hasil unduh seorang Profesor Rusia dari daerah Siberia. Dan konten ketiga, adalah konten-konten visual yang menampilkan bentuk lafazh Allah pada bagian tubuh mahluk hidup dan komponen-komponen alam- seperti awan, bintang atau bulan. Konten-konten aneh tersebut, biasanya saya temukan pembahasannya secara khusus maupun dalam comment-comment yang bertebaran dalam berbagai forum dunia maya. Atensi dan antusiasme tinggi dari para browser/surfer itu, tentu saja berdampak pada meningkatnya tingkat kunjungan bagi portal-portal yang memuat berbagai konten aneh dan khas tersebut. Dengan begitu banyaknya komentar, maka saya sempat juga menyimpulkan, bahwa konten-konten yang menampilkan aspek keanehan dan kekhasan dari suatu gejala alam atau peristiwa itu, adalah konten yang paling menarik bagi sebagian besar warga dunia maya. Bagi saya pribadi, konten-konten yang mengandung keanehan dan kekhasan itu, seringkali merangsang saya untuk melakukan browsing, searching dan surfing lebih lanjut, demi mengumpulkan data atau menemukan konten dengan keanehan-keanehan baru. Disamping asyik dibahas didalam forum, konten-konten yang mengandung keanehan dan kekhasan itu asyik dibahas dalam ’kopi darat.’ Tapi lebih penting dari itu, jikalau saya dan para pemirsa portal lainnya mampu mengambil hikmah dari sajian konten itu sendiri.
Konten Dengan Aspek Kedekatan Emosional Atau Geografis
Akhir tahun 2004, tsunami melanda kawasan Samudera Hindia. Tidak hanya melalui media radio, surat kabar dan televisi, saya tertarik untuk memantau hal-hal seputar peristiwa tersebut melalui media internet. Hasrat saya untuk browsing/surfing seputar tema tsunami distimulus oleh aspek kedekatan emosional dan geografis. Kedekatan emosional saya rasakan setelah menyimak konten berita, yang menampilkan korban-korban dari anak usia balita. Kebetulan, karena anak saya masih balita juga waktu itu, maka saya bisa ikut merasakan perasaan orang-orang yang ditinggalkan buah hatinya dalam peristiwa di awal pemerintahan SBY-JK tersebut. Sudah pasti sayapun merasakan kedekatan geografis, mengingat kejadian tsunami itu melanda salah satu Propinsi di Republik Indonesia, yaitu Daerah Istimewa Aceh. Sehingga, dengan kedekatan emosional dan geografis seperti itu, saya begitu tertarik dan fokus pada pemberitaan portal-portal berita, yang seperti berlomba-lomba menampilkan perkembangan terbaru. Waktu itu, portal yang terhitung terdepan dalam konsistensi dan kecepatan up-loading konten adalah : detik.com, republika-online dan kompas-online.
Akhir tahun 2008 ini, tragedi kemanusiaan besar juga terjadi di Jalur Gaza. Berbeda dengan tahun 2004 yang terjadi atas prakarsa alam, maka pada tahun 2008 ini bencana kemanusiaan disebabkan oleh agresi Israel ke Palestina, ke kota Gaza tepatnya. Peristiwa ini termasuk yang menarik perhatian saya sebab aspek kedekatan emosional. Meskipun secara geografis Gaza itu jauh dari Indonesia, namun secara emosional, saya ikut berempati dan selalu ingin mengetahui konten-konten berita terbaru dari kawasan tersebut, mengingat sebagian besar korbannya adalah anak-anak muslim yang tak berdaya. Sebagai manusia, tentu saya sangat marah dan sedih menyaksikan holocaust yang seolah-olah didiamkan dunia. Sebagai muslim, saya sangat marah dan sedih, mengingat kebanyakan yang menjadi korban adalah saudara-saudara seakidah. Dan sebagai seorang ayah, saya ikut merasakan kepedihan, menyaksikan banyak laki-laki menangisi anak-anaknya yang gugur sebab kebrutalan pasukan Israel. Nah, kedekatan-kedekatan emosional seperti itulah, yang membuat saya tertarik untuk mengunjungi portal-portal yang cepat, lengkap, konsisten dan akurat menampilkan konten-konten perkembangan terbaru dari krisis kemanusiaan dipenghujung tahun 2008 itu. Untuk memenuhi hasrat ingin tahu tersebut, selain situs-situs dan portal-portal berbahasa Indonesia, saya biasa mengunjungi muslimmedianetwork.com. Disitu saya bisa menyimak konten teks, audio dan video yang menarik dan menggugah sisi kedekatan secara emosional saya sebagai peminat konten.
Konten-konten Kemanusiaan
Sebagai mahluk sosial, saya membutuhkan interaksi atau kebersamaan dengan sesama insan. Saya perlu menjalin hubungan, entah untuk persahabatan, menggagas bisnis bersama, juga sharing berbagai pengalaman serta hobi. Saya juga merasa butuh untuk mengetahui kehidupan orang-orang yang bertinggal jauh dari wilayah domisili. Maka, salah satu hal yang menurut saya menarik ketika sedang menjelajahi dunia maya adalah : konten-konten dengan semangat kemanusiaan, dengan spirit human relations yang murni.
Konten-konten kemanusiaan yang memungkinkan saya menjalin hubungan, persahabatan, jaringan bisnis, sharing pengalaman dan hobi, biasa saya temui dalam portal Friendster, Facebook, Multiply, Myspace atau situs jejaring sosial Indonesia : Fupei, Myflexiland dan Speedyland. Adapun untuk mengetahui kehidupan orang-orang yang bertinggal jauh diluar domisili, entah itu diluar kota, propinsi bahkan negara, saya biasa mengunjungi portal-portal atau website yang bernaung dibawah media terkemuka luar dan dalam negeri, seperti : kompas-online, republika-online, portal ’komunitas tangan di atas’, situs Unesco, googlenews, dan situs National Geographics.
Khusus untuk situs National Geographics, tidak hanya memuat unsur kemanusiaan saja. Situs ini memuat konten-konten yang lebih luas dari sekadar hubungan antar manusia- ia juga mengupas hubungan antara manusia dengan alam, dengan mahluk hidup lain, melalui konten teks, audio dan video yang saya kira memiliki kualitas diatas rata-rata konten sejenis. Hal tersebut, membuat situs National Geographics dan konten-kontennya paling menarik bagi saya. Tidak hanya tampilannya yang sensible, informasi didalamnyapun tak hanya up-to-date- namun ikut juga menggali hal-hal yang sebelumnya jarang saya ketahui. Saya berangan-angan, Indonesia kelak memiliki situs semacam ini, mengingat Indonesia adalah negeri yang punya khazanah budaya, ragam suku bangsa, kekayaan lingkungan hidup, yang konon lebih kaya dari bangsa-bangsa lain di muka bumi.
Konten Pendidikan Seks
Konten-konten berbau seksualitas maupun sensualitas adalah konten yang banyak menarik perhatian warga dunia maya. Ada banyak portal yang sangat ekstrim, ada juga yang ’malu-malu kucing’, dalam menampilkan konten-konten teks, audio, video, yang merangsang nafsu berahi itu. Saya kira, banyak yang bersepakat dengan saya, bahwa konten yang berhubungan dengan kebutuhan biologis dan nafsu seksual itu, bahkan kerap jadi alasan utama sebagian pemirsa menjelajahi dunia maya.
Terkait dengan konten seksual/sensual di dunia maya, daripada menghabiskan waktu menyimak konten-konten seksual ekstrim yang meresahkan, saya lebih suka menyimak berbagai konten yang lebih kental muatan pendidikan dan membahas kesehatan seputar urusan syahwati tersebut. Di era cyberspace seperti sekarang, pengetahuan seks bisa didapat dengan mudah, mengingat banyak portal umum maupun khusus yang intens meng-update info mengenai masalah hubungan suami-istri. Terus terang, saya yang sudah berkeluarga ini ikut banyak mengunduh informasi baru tentang masalah seksualitas, yang tidak bisa saya dapatkan sebelum era cyberspace sekarang ini. Karena itulah, menurut saya, konten pendidikan seks termasuk konten yang menarik bagi pemirsa portal atau para browser/surfer.
….
Ke-5 aspek yang saya paparkan dengan sederhana diatas, tentu saja hanya mewakili pendapat subjektif saya sebagai pengelola A.B.T.C (abangedi.blog.telkomspeedy.com), seputar aspek kemenarikan sebuah konten dalam dinamika dunia maya. Orang lain bisa berbeda pendapat, dan baik pendapat saya maupun pendapat mereka, akan sangat menarik dan bagus sebagai masukan bagi pengelola portal atau mereka yang beraktifitas di media internet. Khususnya untuk pengelola Speedyland, tempat saya nge-blog dan mem-posting pendapat subjektif tentang aspek-aspek yang memengaruhi kemenarikan sebuah konten ini. Ya, mudah-mudahan, tim Speedyland bisa mengakomodir dan lebih kreatif menggagas konten-konten yang lebih menarik, entah itu konten hiburan, konten pendidikan atau konten informasi umum lainnya. Supaya ketika rekan-rekan saya bertanya kepada saya : ”Dimana saya bisa mencari konten yang menarik tentang ’ini’ dan ’itu’?”, maka dengan enteng saya tinggal menjawab : ”Di Speedyland aja, Bro…”









Recent Comments